VISI MISI DAN TUJUAN

Pembaharuan terakhir 2018-08-16 10:21:18 1303 hits

Visi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 58 Jakarta

Menjadi sekolah yang unggul dan berdaya saing  global  berlandaskan Iman dan Taqwa

Misi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  Jakarta

  • Menghasilkan lulusan yang beriman dan bertaqwa serta berbudipekerti luhur
  • Menghasilkan lulusan yang berpengetahuan luas, trampil, produktif, berjiwa wirausaha dan berkompetensi global
  • Menghasilkan lulusan yang mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan mengembangkan diri secara berkelanjutan


Tujuan Sekolah ( SMKN 58 Jakarta )

  • Menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya.
  • Menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karier, ulet dan gigih dalam berkompetisi, beradaftasi didalam lingkungan kerja, dan mengembangan sikap profesional dalam bidang keahlian yang diminatinya.
  • Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, agar mampu mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  • Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai dengan program keahlian yang dipilih.

Kurikulum

Kamis, 21/04/2016

Sarana Prasarana

Kamis, 21/04/2016

Sejarah

Kamis, 21/04/2016

Makna Logo

Juma't, 27/07/2018

Kompetensi/Paket Keahlian

Selasa, 24/07/2018

18 Pendidikan Karakter

Kamis, 16/08/2018

Profil Sekolah

Juma't, 22/04/2016

Data tidak atau belum tersedia.
Data tidak atau belum tersedia.

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

MUTIARA HADIST

Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Apabila Telah Diserukan Adzan Untuk Shalat Maka Berlari Mundurlah Setan Sambil Terkentut-kentut, Hingga Tidak Terdengar Olehnya Suara Adzan Itu. Apabila Adzan Telah Selesai, Ia Pun Datang Kembali. Kemudian Ia Mengganggu Hati Orang Yang Shalat, Seraya Berkata, 'Ingatlah Ini Dan Ingatlah Itu.' Padahal Yang Demikian Itu Tidak Pernah Diingatnya Sebelum Shalat. Sehingga Orang Yang Shalat Itu Tidak Tahu Lagi, Sudah Berapa Rakaatkah Shalat Yang Dikerjakannya Itu." Apakah Ini Sering Terjadi Pada Anda?