MAKNA LOGO

Pembaharuan terakhir 2018-08-16 14:15:30 2147 hits

Logo SMK Negeri 58 Jakarta  menyerupai pohon Kalpataru yang memiliki batang yang kuat dan ranting serta daun yang rindang. Dalam bahasa Sansekerta Kalpataru adalah  kata majemuk yang terdiri dari kata “Kalpa” yang artinya kehidupan dan “taru” yang artinya pohon. SMKN 58 Jakarta adalah salah satu pendidikan formal  yang bertujuan untuk mengajar, mendidik, melatih dan membimbing anak-anak  bangsa  kelak memiliki ilmu Pengetahuan, Ketrampilan dan Sikap yang baik untuk memperoleh kehidupan yang layak.

Bentuk Lingkaran yang ditopang oleh pilar-pilar yg kokoh mengandung makna bahwa SMKN 58 Jakarta adalah sebuah system yang membina beraneka ragam Kompetensi Keahlian ( 7 Kompetensi Keahlian ) yang dikelola dengan satu sistem manajemen yang efektif dan efisien.

Warna – warni dalam logo mengandung makna sebagai berikut :

  1. Warna  Orange  simbol dari Kompetensi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan
  2. Warna  Hitam simbol dari Kompetensi Keahlian Seni Lukis
  3. Warna Merah simbol dari Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual
  4. Warna Biru simbol dari Kompetensi Keahlian Kriya Kreatif Logam Dan Perhiasan
  5. Warna Coklat simbol dari Kompetensi Keahlian Kriya Kreatif Kayu Dan Rotan
  6. Warna Pink  simbol dari Kompetensi Keahlian Kriya Kreatif Batik Dan Tekstil
  7. Warna  Hijau simbol dari Kompetensi Keahlian Teknik Fabrikasi Logam Dan Manufactur
  8. Warna latar belakang putih adalah simbol manajemen  SMKN 58 Jakarta.


18 Pendidikan Karakter

Kamis, 16/08/2018

Kompetensi/Paket Keahlian

Selasa, 24/07/2018

Kurikulum

Kamis, 21/04/2016

Visi Misi

Kamis, 21/04/2016

Profil Sekolah

Juma't, 22/04/2016

Sarana Prasarana

Kamis, 21/04/2016

Sejarah

Kamis, 21/04/2016

Data tidak atau belum tersedia.
Data tidak atau belum tersedia.

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

MUTIARA HADIST

Abu Abdillah Nu'man Bin Basyir Ra Berkata: Aku Mendengar Rasulullah SAW Bersabda, "Sesungguhnya Yang Halal Itu Telah Jelas Dan Yang Haram Pun Telah Jelas. Sedangkan Di Antaranya Ada Masalah Yang Samar-samar (syubhat) Yang Kebanyakan Manusia Tidak Mengetahui (hukum)-nya. Barangsiapa Menghindari Yang Samar-samar, Maka Ia Telah Membersihkan Agama Dan Kehormatannya. Barangsiapa Yang Jatuh Ke Dalam Yang Samar-samar, Maka Ia Telah Jatuh Ke Dalam Perkara Yang Haram. Seperti Penggembala Yang Berada Di Dekat Pagar (milik Orang Lain); Dikhawatirkan Ia Akan Masuk Ke Dalamnya. Ketahuilah Bahwa Setiap Raja Memiliki Pagar (aturan). Ketahuilah, Bahwa Pagar Allah Adalah Larangan-larangan-Nya. Ketahuilah, Bahwa Di Dalam Jasad Manusia Terdapat Segumpal Daging. Jika Ia Baik, Maka Baik Pula Seluruh Jasadnya; Dan Jika Ia Rusak, Maka Rusak Pula Seluruh Jasadnya. Ketahuilah Bahwa Segumpal Daging Itu Adalah Hati." Halal Dan Haram Itu Sudah JELAS