KEGIATAN LASJURIN SMKN 58

Jurnalistik Kamis, 31/01/2019 Utama 221 hits


Jakarta - SMKN 58 mengadakan Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri (LASJURIN)  pada tanggal 31 Januari 2019 di aula sekolah. Ini adalah bantuan pemerintah dalam upaya mengembangkan SMK berbasis industri keunggulan wilayah. Acara ini diharapkan mengembangkan kopetensi siswa-siswa SMK (khususnya siswa KKBT) dalam membuat desain batik tulis dan cat lebih kreatif dan inovativ, sehingga lebih memiliki nilai jual dan dapat bersaing dengan produk industri lainnya.

Acara ini dihiasi dengan produk-produk hasil kerja siswa KKBT. Adapun produk lenan rumah tangga seperti sprei, taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tisu, dan sebagainya. Ada juga produk bahan sandang seperti kain-kain bahan untuk baju. Produk-produk yang ditampilkan berkisaran harga Rp 350.000 sampai Rp 800.000. Para siswa juga memperagakan kain-kain batik tersebut dengan memperagakannya di depan hadirin.

Selain produk dari KKBT, Lasjurin juga memberikan pelatihan untuk guru-guru TFL, DPIB, dan KKKR, dengan begitu, sekolah diharapkan dapat menghasilkan lukusan yang kopeten sesuai dengan jurusannya.

Acara ini dimulai dengan pembukaan dari Kepala Sekolah SMKN 58, dan pidato dari Bapak Agus Haryanto selaku Kasatlak. Acara ini juga dihadiri oleh wakil camat Kecamatan Cipayung, perwakilan RPTRA Gebang Sari, kepala sekolah SD, SMP, SMK, sekitaran Kecamatan Cipayung, serta guru dan siswa SMKN 58 Jakarta.


Penulis: Sena Sandika

: tanpa label

Launching Technopark

Kamis, 13/12/2018

Data tidak atau belum tersedia.
Data tidak atau belum tersedia.

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

MUTIARA HADIST

"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan." Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin