KEGIATAN LASJURIN SMKN 58

Jurnalistik Kamis, 31/01/2019 Utama 152 hits


Jakarta - SMKN 58 mengadakan Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri (LASJURIN)  pada tanggal 31 Januari 2019 di aula sekolah. Ini adalah bantuan pemerintah dalam upaya mengembangkan SMK berbasis industri keunggulan wilayah. Acara ini diharapkan mengembangkan kopetensi siswa-siswa SMK (khususnya siswa KKBT) dalam membuat desain batik tulis dan cat lebih kreatif dan inovativ, sehingga lebih memiliki nilai jual dan dapat bersaing dengan produk industri lainnya.

Acara ini dihiasi dengan produk-produk hasil kerja siswa KKBT. Adapun produk lenan rumah tangga seperti sprei, taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tisu, dan sebagainya. Ada juga produk bahan sandang seperti kain-kain bahan untuk baju. Produk-produk yang ditampilkan berkisaran harga Rp 350.000 sampai Rp 800.000. Para siswa juga memperagakan kain-kain batik tersebut dengan memperagakannya di depan hadirin.

Selain produk dari KKBT, Lasjurin juga memberikan pelatihan untuk guru-guru TFL, DPIB, dan KKKR, dengan begitu, sekolah diharapkan dapat menghasilkan lukusan yang kopeten sesuai dengan jurusannya.

Acara ini dimulai dengan pembukaan dari Kepala Sekolah SMKN 58, dan pidato dari Bapak Agus Haryanto selaku Kasatlak. Acara ini juga dihadiri oleh wakil camat Kecamatan Cipayung, perwakilan RPTRA Gebang Sari, kepala sekolah SD, SMP, SMK, sekitaran Kecamatan Cipayung, serta guru dan siswa SMKN 58 Jakarta.


Penulis: Sena Sandika

: tanpa label

Data tidak atau belum tersedia.
Data tidak atau belum tersedia.

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

MUTIARA HADIST

Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Apabila Telah Diserukan Adzan Untuk Shalat Maka Berlari Mundurlah Setan Sambil Terkentut-kentut, Hingga Tidak Terdengar Olehnya Suara Adzan Itu. Apabila Adzan Telah Selesai, Ia Pun Datang Kembali. Kemudian Ia Mengganggu Hati Orang Yang Shalat, Seraya Berkata, 'Ingatlah Ini Dan Ingatlah Itu.' Padahal Yang Demikian Itu Tidak Pernah Diingatnya Sebelum Shalat. Sehingga Orang Yang Shalat Itu Tidak Tahu Lagi, Sudah Berapa Rakaatkah Shalat Yang Dikerjakannya Itu." Apakah Ini Sering Terjadi Pada Anda?